Cara Mengatasi Hardisk yang Tidak Terbaca Baik Itu Internal atau Eksternal

Cara Mengatasi Hardisk yang Tidak Terbaca Baik Itu Internal atau Eksternal

Ketika memori internal pada laptop/PC penuh, jawabannya adalah memiliki penyimpanan baru yakni hardisk eksternal. Kapasitas hardisk yang bisa mencapai 1000 GB sangat berguna bagi seseorang yang memiliki banyak data. Jika mendapati data hardisk tidak terdeteksi, tenang saja karena cara mengatasi hardisk yang tidak terbaca akan dibahas pada artikel ini agar pengguna tidak bingung lagi.

Memiliki banyak data di hardisk eksternal artinya membuat ruang penyimpanan internal lebih lega dan berdampak pula pada banyak aspek salah satunya kinerja perangkat itu sendiri. Jadi, memiliki hardisk eksternal merupakan poin plus yang memiliki banyak manfaat. Ketika hardisk internal maupun eksternal mendadak tidak bisa dibaca, uraian berikut mungkin dapat membantu mengatasi masalah pengguna:

Mengatasi Hardisk Eksternal Tidak Terbaca Oleh Perangkat

Alih-alih penyimpanan awan, menggunakan hardisk eksternal dirasa lebih mudah dan tidak perlu terkoneksi internet untuk mengakses data di dalamnya. Untuk itu ketika hardisk eksternal tidak terbaca lakukan hal-hal di bawah ini.:

1. Perbaharui Driver Windows Pada Laptop/PC

Masalah pertama mungkin karena driver telah usang. Pengguna dapat memperbaharuinya dengan masuk ke “Device Manager” lewat start atau keyboard. Zoom in pada menu “Universal Serial Bus” serta “Disk Driver” kemudian carilah nama hardisk eksternal pengguna. Setelah itu klik kanan dan tekan pada “Properties” sehingga muncul pop up baru. Tekan pada tab “Driver” dan pilihlah “Update Driver”.

2. Cek Status Keaktifan Hardisk di BIOS

Tentunya apabila status di BIOS hardisk belum aktif, data di dalamnya tidak bisa dideteksi. Hadapi persoalan ini melalui setel ulang perangkat lalu masuk ke BIOS pada perangkat. Jika telah masuk tekan “USB Controller” melalui keyboard dan pastikan tersetting pada “Enable” untuk mengaktifkan pembacaan harddisk ketika perangkat dinyalakan.

3. Mengganti Port USB yang Biasa Dipakai

Penyebab satu ini mungkin terdengar sepele hanya dikarenakan kabel namun, kabel yang tidak cocok tentu tak akan bisa mentransfer data dari hardisk eksternal ke laptop. Atasi dengan menggantinya dari USB 2.0 ke USB 3.0 atau sebaliknya. Cek juga apakah masalah berasal dari port USB dengan menghubungkan hardisk ke perangkat lain.

Mengatasi Hardisk Internal Tidak Terdeteksi pada Perangkat

Apabila hardisk eksternal tidak terdeteksi, cara di atas dapat dilakukan atau jalan terakhirnya adalah format hardisk. Namun bagaimana jika hardisk internal yang justru tidak memunculkan datanya? Atasi hal tersebut dengan menyimak cara mengatasi hardisk yang tidak terbaca dalam uraian di bawah:

1. Lihat Apakah Hardisk Berputar

Agar dapat terdeteksi, hardisk harus berputar pada komputer. Hardisk yang berputar akan terasa dengan terdengarnya suara putaran dari dalam perangkat. Ketika tidak terdengar suara muncul dan hardisk internal tidak terdeteksi, mungkin penyebabnya adalah listrik tidak sampai dengan benar. Untuk itu cobalah ganti kabel power hardisk atau menggunakan hardisk di laptop lain.

2. Pastikan Kabel yang Terpasang Benar Posisinya

Kabel yang bengkok atau terlipat bisa menyebabkan kabel-kabel kecil di dalamnya tidak berfungsi bahkan hingga terputus. Cek kabel tersebut atau ubah posisinya untuk melihat apakah hardisk dapat tersambung atau tidak. Masalah pada kabel SATA ini tidak dapat dideteksi oleh BIOS sehingga perlu dicek secara manual.

3. Aktifkan Pembacaan Drive di BIOS

Hardisk internal tidak terbaca bisa jadi karena drive tidak aktif atau berstatus “Off”. Cek BIOS untuk melihat pengaturan tersebut dan jika memang statusnya Off, pengguna bisa segera mengubahnya menjadi “Auto”. Maka, dengan begitu hardisk akan terbaca kembali.

Itulah cara mengatasi hardisk yang tidak terbaca baik itu hardisk dalam perangkat maupun eksternal. Sebelum memutuskan untuk memformat hardisk, coba cara di atas agar harddisk dapat kembali berfungsi normal. Ketahui mana yang menjadi masalah hardisk pengguna tidak terbaca pada perangkat komputer ataupun laptop.